Minggu, 01 Juli 2012

Mata Adalah Anugerah



MATA ADALAH ANUGERAH

Mata adalah salah satu panca indera yang sangat vital bagi manusia. Dengan mata kita dapat melihat keindahan alam semesta ciptaan Tuhan. Dengan mata kita dapat melihat kebenaran dan kebohongan sesuatu hal. Yang saya maksud disini adalah seseorang yang mengatakan sesuatu kebenaran ataupun  kebohongan pada dasarnya bisa terlihat dari matanya. Itu mungkin salah satu keajaiban dari mata.

Tuhan memberikan kedua buah mata kepada manusia yaitu agar manusia bisa melihat segala sesuatu ciptaan-Nya dan mensyukuri apa yang telah diberikan oleh-Nya. Namun kadang kita sebagai manusia malah tidak mensyukuri hal tersebut. Kita sering salah mempergunakan mata kita untuk melihat hal-hal yang dapat menimbulkan dosa. Seharusnya kita manfaatkan baik-baik pemberian dari Tuhan ini. Mempergunakan kedua buah mata kita untuk sesuatu hal yang baik.

Karena mata merupakan salah satu panca indera yang sangat penting bagi manusia, maka sudah seharusnya kita menjaga mata tersebut agar selalu sehat. Beberapa hal yang dapat menjaga mata kita agar tetap dapat melihat dengan  normal yaitu dengan memakan buah-buahan atau sayuran yang mengandung Vitamin A yaitu seperti wortel, tomat, dsb. Selain itu kita harus menghindari beberapa hal yaitu contohnya jangan menonton tv dengan jarak yang dekat dan jangan membaca buku sambil tiduran. Kedua hal tersebut dapat merusak mata kita.

Saya adalah salah satu orang yang tidak bisa melihat dengan mata normal. Saya membutuhkan kaca mata rabun jauh agar dapat melihat dengan normal. Awal mulanya ketika masih di sekolah dasar saya sering membaca sambil tiduran dan menonton tv dengan jarak dekat. Dan lama kelamaan ketika di kelas saya merasa kurang jelas melihat kearah papan tulis. Saya sering meminta bantuan teman saya untuk membantu saya membacakan tulisan yang ada di papan tulis. Walaupun saya sudah tahu bahwa saya tidak dapat melihat dengan jelas lagi, tetap saja saya tidak menyegerakan untuk memeriksakan mata saya ke dokter.

Ketika saya sudah di Sekolah Menengah Pertama barulah saya memutuskan untuk memeriksakan mata saya ke dokter. Dan ternyata saat itu mata kanan saya sudah minus 3,75 dan mata kiri saya minus 2,5. Barulah saat itu saya menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan saya agar dapat melihat dengan jelas. Ternyata semakin lama minus saya malah semakin besar, karena sebenarnya kacamata bukanlah obat untuk menurunkan minus tapi hanya membantu untuk melihat dengan jelas.

Beberapa cara untuk menurunkan minus atau mengobati rabun jauh yaitu dengan banyak memakan makanan yang mengandung Vitamin A, dapat juga dengan pengobatan modern yaitu dengan sinar laser, ataupun dengan pengobatan alternatif yang sudah banyak beredar dimana-mana. Jika kita memilih untuk cara pegobatan modern yaitu dengan sinar laser, tentunya memerlukan biaya yang cukup mahal. Teman saya yang pernah menjalankan pengobatan tersebut ternyata berhasil sembuh dan matanya kembali dapat melihat normal tanpa bantuan kacamata atau softlense lagi. Operasi mata yang dia jalani hanya berlangsung selama 30 menit saja. Dan selama beberapa hari area mata tidak boleh terkena air dan terkena debu. Namun setelah itu mata kembali dapat melihat normal. Waaahhh betapa bahagianya ketika bisa melihat dengan normal kembali tanpa menggunakan alat bantu.

Kadang saya merasa rindu ingin sekali merasakan bagaimana memiliki mata normal kembali. Melihat dengan jelas tanpa menggunakan kacamata. Namun saya sadari bahwa apa yang terjadi saat ini adalah kesalahan saya yang dahulunya tidak mau menjaga mata saya agar tetap normal. Tapi saya tetap selalu bersyukur atas pemberian Allah tersebut. Saya bersyukur Allah masih menyempurnakan saya dengan panca indera yang lengkap agar saya dapat beraktifitas dengan baik dan melakukan hal-hal yang berguna untuk saya dan orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar